msds asam sulfat

KESELAMATAN KERJA LABORATORIUM: DOC
format file: Microsoft Word
Material Safety Data Sheets (MSDS) asam sulfat - Cairan mudah terbakar yang sering digunakan dalam laboratorium atau industri adalah hidrokarbon. Bahan mudah terbakar yang lain misalnya pelarut organik seperti aseton, benzen, butanol, etanol, dietil eter, karbon disulfida, toluena, heksana, dan lain-lain. Para pekerja harus berusaha untuk akrab dan mengerti dengan informasi yang terdapat dalam Material Safety Data Sheets (MSDS).

Kalau reaksi telah dikenal bahayanya, maka konsetrasi pereaksi cukup 2 – 5 % saja sudah memadahi. Suatu contoh, apabila amonia pekat direaksikan dengan dimetil sulfat, maka reaksi akan bersifat eksplosif, akan tetapi tidak demikian apabila digunakan amonia encer. Percobaan dilakukan dalam almari asam. Hati-hati dalam membuka dan menutup pintu almari asam pada saat proses destruksi berlangsung.


Corrosion under insulation: DOC
format file: Microsoft Word
Material Safety Data Sheets (MSDS) sering terlupakan, sebelum memutuskan membeli Insulasi tentu saja harus dipikirkan incompatibility chemicalsnya, banyak insulasi yang kenyataannya tidak "safe" untuk kondisiindustri tertentu, sebagaimana saya sering tulis misalnya kasus Pabrik Phtalic Anhydride, jenis insulasi carbonat/silika malah bisa menimbulkan api jika bereaksi dengan Phtalic anhydride.

Sebelum memilih salah satu insulasi, minta sama vendornya semua MSDSnya. lihat dengan teliti efeknya terhadap process yang ada di plant, kali aja di plat tersebut sering terjadi venting ke udara bebas, hujan asam sulfat atau lainnya. Dan di jaman sekarang tersedia puluhan jenis insulasi yang bisa dipilih. Saya kira lebih aman untuk membuat proses lebih inherently safer dan environmentally friendlier di banding dengan menulis setumpuk prosedur.


Penataan Alat Laboratorium: DOC
format file: Microsoft Word
Di dalam MSDS biasanya terdapat informasi tentang nama produk dan industri, komposisi bahan, identifikasi tingkat bahaya, pertolongan pertama bila terkena bahan itu, cara menangani kecelakaan, penanganan dan penyimpanan, cara perlindungan fisik, kestabilan dan kereaktifan, informasi toksikologi, ekologi, transportasi, pembuangan dan aturan pemerintah yang diberlakukan.

Untuk keperluan penyimpanan, asam-asam yang berujud cairan diklasifikasi lagi menjadi tiga jenis yaitu asam-asam organik (misalnya asam asetat glacial, asam format, asam mineral (misalnya asam klorida dan asam fosfat), dan asam mineral oksidator (misalnya asam kromat, asam florida, asam perklorat, dan asam berasap seperti asam nitrat dan asam sulfat).


PEMANFAATAN TULANG KEONG UNTUK PRODUKSI ASAM PHOSPAT: DOC
format file: Microsoft Word
Dalam proses ekstraksi di atas, solven yang digunakan adalah asam sulfat (H2SO4). Alasan menggunakan asam sulfat, asam sulfat merupakan asam anorganik yang agak kuat, dan juga agak murah. Selain itu, asam sulfat merupakan bahan pengoksidasi yang baik, lebih-lebih terhadap senyawa organik. Asam sulfat kuat (93%-99%) biasa dipakai untuk sintesis fenol, alkilasi butana, pembuatan berbagai bahan kimia nitrogen, pembuatan asam phospat dan tripel superphospat. (Austin, 1996)

Proses tanur listrik, asam phospat pertama kali diproduksi dalam skala komersial kecil-kecilan melalui pengolahan tulang kalsinasi dengan asam sulfat, kemudian menyaring asam phospat yang terjadi dan menguapkanya sehingga berat jenisnya 1,45. Zat itu lalu dicampur dengan arang atau kokas, lalu dipanaskan lagi dan airnya diuapkan, kemudian dikalsinasi pada panas putih di dalam reactor. Oleh karena itu, phospat akan terdestilasi keluar kemudian dikumpulkan dibawah air dan dimurnikan dengan mendestilasikan kembali. (Austin, 1996).

0 komentar:

Poskan Komentar